Hermanto Tanoko Bangun Vasa Ubud Rp1 T
Admin New
Daftar Isi
Langkah ekspansi agresif kembali ditunjukkan oleh konglomerat terkemuka tanah air, Hermanto Tanoko. Melalui bendera PT Jaya Sukses Makmur Tbk (RISE), perusahaan properti yang telah memiliki rekam jejak panjang di industri ini, resmi melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk mega proyek terbarunya, Vasa Resort Ubud di Bali. Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi yang digelontorkan untuk proyek resor premium ini menembus angka Rp1 triliun.
Kolaborasi Strategis dengan BUMN Tiongkok
Dalam merealisasikan visi ambisius ini, RISE tidak berjalan sendirian. Perusahaan menjalin kemitraan strategis dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Tiongkok. Keputusan menggandeng mitra internasional ini bukan tanpa alasan. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan standar kualitas konstruksi kelas dunia, sekaligus mempercepat proses penyelesaian proyek yang ditargetkan akan menjadi ikon baru pariwisata di kawasan Ubud.
Hermanto Tanoko, figur sentral di balik kesuksesan RISE, menegaskan bahwa pengembangan Vasa Resort Ubud merupakan bukti komitmen perusahaan dalam mendukung pemulihan dan kebangkitan sektor pariwisata nasional, khususnya pasca-pandemi. Bali, sebagai destinasi wisata berkelas dunia, dinilai masih memiliki daya tarik yang magnetis bagi para pelancong kelas atas yang mencari pengalaman menginap otentik namun tetap mengedepankan kemewahan.
Mengangkat Pesona Lokal Ubud
Berbeda dengan kawasan resor pesisir pantai pada umumnya, Vasa Resort Ubud dirancang khusus untuk menyatu dengan harmoni alam dan kekayaan budaya lokal. Ubud yang dikenal sebagai jantung seni dan budaya Pulau Dewata, memberikan inspirasi mendalam bagi konsep arsitektur resor ini. Desain yang diusung akan mengintegrasikan elemen tradisional Bali dengan fasilitas modern bintang lima yang mewah, menciptakan oase ketenangan bagi para tamu.
Proyek senilai Rp1 triliun ini mencakup pembangunan puluhan vila eksklusif yang dilengkapi dengan kolam renang pribadi, fasilitas spa bertaraf internasional, pusat kebugaran mutakhir, serta berbagai restoran fine dining yang akan menyajikan ragam kuliner lokal dan internasional. Pembangunan ini juga diproyeksikan akan menyerap ribuan tenaga kerja lokal, baik selama masa konstruksi maupun saat resor mulai beroperasi secara penuh.
Dampak Positif bagi Perekonomian Bali
Kehadiran proyek berskala masif ini disambut positif oleh berbagai kalangan. Dari kacamata ekonomi makro, investasi sebesar Rp1 triliun merupakan suntikan dana segar yang akan menggerakkan roda perekonomian daerah. Sektor-sektor pendukung seperti pemasok material bangunan lokal, penyedia jasa logistik, hingga pelaku UMKM di sekitar kawasan Ubud dipastikan akan merasakan efek domino dari aktivitas pembangunan ini.
Bagi PT Jaya Sukses Makmur Tbk (RISE) sendiri, proyek Vasa Resort Ubud mempertegas diversifikasi portofolio mereka ke segmen hospitality premium. Saham emiten ini pun diprediksi akan mendapat sentimen positif dari para pelaku pasar modal seiring dengan kejelasan ekspansi bisnis dan fundamental perusahaan yang kian solid. Dengan rekam jejak Hermanto Tanoko yang selalu mengedepankan inovasi dan kualitas, Vasa Resort Ubud siap menorehkan sejarah baru dalam industri perhotelan mewah di Indonesia.
Lebih jauh lagi, pengembangan resor mewah ini selaras dengan program pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pariwisata yang berkelanjutan (sustainable tourism). Manajemen RISE memastikan bahwa proses pembangunan akan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitar Ubud yang sarat akan area persawahan hijau dan aliran sungai yang asri. Pemanfaatan teknologi hijau dan material yang ramah lingkungan akan menjadi salah satu pilar utama dalam konstruksi Vasa Resort Ubud. Dengan demikian, investasi raksasa Hermanto Tanoko ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan komersial semata, melainkan juga warisan berharga bagi pariwisata Bali di masa depan.
Written by
Admin New
Admin • Total Kontribusi: 1985 artikel
Administrator of ModerNews
Reader discussion
Komentar (0)
Share your thoughts respectfully.