ModerNews
Ad
Memproses...

Aturan Baru Skoring TKA SMA 2026

Profile

Admin New

Dipublikasikan 1 minggu yang lalu 5 menit membaca 19 dilihat
Ad
Memproses...
Aturan Baru Skoring TKA SMA 2026

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis kebijakan terbaru terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang akan mulai diterapkan pada tahun 2026. Kebijakan ini mencakup perubahan mendasar pada sistem penilaian atau skoring, serta penyesuaian kisi-kisi dan daftar mata pelajaran yang akan diujikan. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dan memberikan evaluasi yang lebih adil dan komprehensif bagi peserta didik.

Perubahan Sistem Penilaian TKA SMA 2026

Salah satu perubahan paling signifikan dalam kebijakan TKA 2026 adalah dihapuskannya sistem penilaian tradisional yang menggunakan skala 0-100. Kemendikdasmen menyatakan bahwa sistem skor berbasis persentase mutlak ini seringkali gagal mencerminkan kemampuan analisis dan pemahaman konsep siswa secara utuh. Sebagai gantinya, pemerintah akan menerapkan sistem pembobotan nilai berbasis Item Response Theory (IRT) atau Teori Respons Butir.

Sistem ini menilai bobot setiap soal berdasarkan tingkat kesulitannya dan probabilitas siswa menjawab dengan benar. Jika seorang siswa berhasil menjawab soal yang terbukti sulit bagi mayoritas peserta, maka ia akan mendapatkan poin yang jauh lebih tinggi dibandingkan menjawab soal yang mudah. Pendekatan ini dinilai lebih akurat dalam mengukur tingkat literasi, numerasi, dan nalar kritis siswa secara objektif tanpa sekadar berpatokan pada hafalan belaka.

Apakah Jenjang SD dan SMP Ikut Terdampak?

Merespons kegelisahan masyarakat mengenai apakah perubahan ini juga akan diterapkan pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), pihak Kemendikdasmen memberikan klarifikasi. Saat ini, perombakan sistem TKA secara eksklusif hanya disasarkan pada siswa jenjang SMA dan SMK. Evaluasi untuk tingkat pendidikan dasar masih menggunakan instrumen Asesmen Nasional (AN) yang sudah berjalan, dengan penyesuaian skala berkala.

Meski begitu, kementerian tidak menutup kemungkinan adanya integrasi sistem penilaian di masa mendatang jika evaluasi dari penerapan simulasi TKA 2026 di tingkat menengah terbukti membawa perbaikan positif bagi kompetensi siswa usia sekolah dasar dan menengah pertama.

Kisi-kisi dan Daftar Mata Pelajaran Wajib-Pilihan

Bersamaan dengan perubahan skoring, kisi-kisi dan struktur mata pelajaran dalam TKA juga mengalami pembaruan besar-besaran. Simulasi TKA yang dirilis menunjukkan bahwa ujian akan dibagi menjadi dua kategori utama, yakni mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan, yang disesuaikan dengan minat serta jalur karir siswa di masa depan.

Mata Pelajaran Wajib: Komponen wajib dipastikan mencakup tes literasi bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) serta penalaran matematika (numerasi). Komponen ini dirancang untuk menguji kompetensi dasar yang mutlak dibutuhkan oleh semua siswa di masa depan, terlepas dari bidang spesifik apa yang akan mereka tekuni setelah lulus dari bangku sekolah.

Mata Pelajaran Pilihan: Untuk mengakomodasi diferensiasi minat bakat, siswa akan diuji berdasarkan mata pelajaran pilihan yang relevan dengan kelompok peminatan mereka. Misalnya, sains terapan, ilmu sosial humaniora, atau keahlian vokasi khusus bagi siswa SMK. Kisi-kisi terbaru ini menekankan pada soal-soal berbasis studi kasus nyata.

Menghadapi Era Baru Pendidikan Nasional

Pemerintah mengimbau sekolah-sekolah di seluruh penjuru negeri untuk segera memulai program simulasi TKA. Transisi menuju penilaian yang tidak lagi menggunakan skala 0-100 ini memerlukan penyesuaian pola pikir, baik dari tenaga pendidik maupun orang tua murid. Dengan diterapkannya evaluasi yang lebih dinamis ini, diharapkan kualitas lulusan SMA dan SMK di Indonesia mampu bersaing secara tangguh di kancah global. Kesuksesan implementasi kebijakan baru ini tentu sangat bergantung pada sinergi aktif seluruh elemen pendidikan.

Profile

Written by

Admin New

Admin • Total Kontribusi: 4491 artikel

Administrator of ModerNews

Reader discussion

Komentar (0)

Share your thoughts respectfully.

Berikan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Memproses...

Continue reading

Artikel Terkait

Newsletter Signup

Newsletter Signup

Ad
Memproses...